Senin, 23 Maret 2015

Teknologi - Teknologi yang ada dalam Website

Dalam postingan kali ini saya akan membahas tentang teknologi-teknologi yang ada pada website. Sebelum kita masuk pada intinya, saya akan menjelaskan terlebih dahulu secara terpisah apa itu teknologi dan apa itu website. Semoga tugas ini dapat bermanfaat bagi para pemula seperti saya.

Agar dapat lebih mudah dimengerti mari kita mulai dengan “apa itu teknologi?”.
Teknologi adalah keseluruhan sarana penyedia barang atau alat yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia.

Secara umum, teknologi sendiri dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan, dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam penggunaan nya, teknologi merujuk pada alat, dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata. Kata "teknologi" juga digunakan untuk merujuk sekumpulan teknik-teknik. Dalam konteks ini, ia adalah keadaan pengetahuan manusia saat ini tentang bagaimana cara untuk memadukan sumber-sumber, guna menghasilkan produk-produk yang dikehendaki, menyelesaikan masalah, memenuhi kebutuhan, atau memuaskan keinginan, ia meliputi metode teknis, keterampilan, proses, teknik, perangkat, dan bahan mentah.


Kemudian, setelah itu kita bahas tentang “apa itu website?”.
Pada dasarnya Website adalah sebuah cara untuk menampilkan diri kita di internet. Website kita sendiri merupakan sebuah tempat di internet, yang siapa saja di dunia ini dapat mengunjunginya, kapan saja mereka dapat mengetahui tentang diri kita, memberi pertanyaan kepada kita, memberikan kita masukkan atau bahkan mengetahui dan membeli produk yang kita hasilkan.
Untuk mengakses web itu sendiri terkadang juga terdapat batasan - batasan untuk user tertentu saja yang dapat mengakses nya. Pembatasan-pembatasan ini umumnya dilakukan karena alasan keamanan, menghormati privasi, atau karena tujuan komersil tertentu. Sebuah halaman web merupakan berkas yang ditulis sebagai berkas teks biasa (plain text) yang diatur dan dikombinasikan sedemikian rupa dengan instruksi-instruksi berbasis HTML, atau XHTML, kadang-kadang pula disisipi dengan sekelumit bahasa skrip. Berkas tersebut kemudian diterjemahkan oleh peramban web dan ditampilkan seperti layaknya sebuah halaman pada monitor komputer.
Halaman-halaman web tersebut diakses oleh pengguna melalui protokol komunikasi jaringan yang disebut sebagai HTTP, sebagai tambahan untuk meningkatkan aspek keamanan dan aspek privasi yang lebih baik, situs web dapat pula mengimplementasikan mekanisme pengaksesan melalui protokol HTTPS.

Nah, didalam website inilah kita dapat mengatur juga tampilan dan plugin yang dapat kita atur sendiri dengan berbagai bahasa pemograman sebagai berikut :

1. HTML(Hyper Text Markup Language)
(HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan dalam format ASCII normal sehingga menjadi halaman web dengan perintah-perintah HTML, pada HTML dapat mengintergasikan gambar dengan tulisan seperti kombinasi, membuat from interaktif dan sebagainya.

2. JSP(Java Server Pages)
JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan di Platform Java, serta merupakan bagian teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition). JSP sangat sesuai dan tangguh untuk menangani presentasi di web. Sedangkan J2EE merupakan platform Java untuk pengembangan sistem aplikasi enterprise dengan dukungan API (Application Programming Inteface) yang lengkap dan portabilitas serta memberikan sarana untuk membuat suatu aplikasi yang memisahkan antara business logic (sistem), presentasi dan data. JSP merupakan bagian dari J2EE dan khususnya merupakan komponen web dari aplikasi J2EE secara keseluruhan. Teknologi JSP menyediakan cara yang lebih mudah dan cepat untuk membuat halaman-halaman web yang menampilkan isi secara dinamik. Teknologi JSP di desain untuk membuat lebih mudah dan cepat dalam membuat aplikasi berbasis web yang bekerja dengan berbagai macam web server, application server, browser dan development tool

3. PHP(Personal Home Pages)
PHP adalah bahasa pemrograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web. Selain itu, PHP juga bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman umum (wikipedia). PHP di kembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdorf, dan sekarang dikelola oleh The PHP Group. Situs resmi PHP beralamat di http://www.php.com.
Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page. Sesuai dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi. Dalam beberapa tahun perkembangannya, PHP menjelma menjadi bahasa pemrograman web yang powerful dan tidak hanya digunakan untuk membuat halaman web sederhana, tetapi juga website populer yang digunakan oleh jutaan orang seperti wikipedia, wordpress, joomla, dll.       

4. CSS(Cascading Style Sheet)
Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemograman.
Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapastyle, misalnya heading, subbab,bodytext, footer, images, dan stylelainnya untuk dapfile).Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML. pada CSS kita dapat mengatur besar kecilnya sebuah ukuran gambar pada website, mengatur halaman,Style tulisan kita sesuai keinginan yang kita mau.

5. JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemograman web yang bersifat Client Side Programming Language. Client Side Programming Language adalah tipe bahasa pemograman yang pemrosesannya dilakukan olehclient. Aplikasi client yang dimaksud merujuk kepada web browser seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox.
JavaScript pada awal perkembangannya berfweb server. Sebelum javascript, setiap interaksi dari user harus diproses oleh web server.
Dalam perkembangan selanjutnya, JavaScript tidak hanya berguna untuk validasi form, namun untuk berbagai keperluan yang lebih modern. Berbagai animasi untuk mempercantik halaman web, fitur chatting, efek-efek modern, games, semuanya bisa dibuat menggunakan JavaScript.

Setelah kita mempelajari teknologi – teknologi apa saja yang ada di dalam web itu sendiri, sekarang kita akan mencoba untuk membuat website sederhana. Disini akan dijelaskan secara singkat cara mudah dalam membuat website. Enjoy your time with study guys!

Cara Membuat Website Sederhana Untuk Pemula
Membuat website sederhana bisa kita lakukan dalam waktu singkat, tergantung website seperti apa yang ingin kita buat. Hal ini terutama berlaku jika kamu hanya perlu membuat website yang bersifat statis. Membuat website statis artinya kamu hanya menggunakan HTML saja untuk mendesain website kamu inginkan.

Maka disini kamu akan bisa lebih belajar mengenai HTML lebih lanjut nantinya setelah mencoba praktek sederhana ini.
·         Coba buka notepad kamu, kemudian tuliskan baris berikut ini:

Enjoy your time with study :):):)
Ciyee udah bias buat website sendiri!!!

Kalau sudah, simpan dengan nama “coba.html” atau dengan nama apa saja asal jangan lupa .html nya yaa. Setelah selesai, coba kamu buka Firefox, chrome or whatever you want dan klik File – Open File. Browse ke file coba.html yang berusan kamu buat, dan …. “Tadaaaaaa!!”
tulisan yang kamu buat tadi harusnya sudah muncul di browser sekarang :D.

Gampang banget kan membuat website sendiri. Kalo nggak berhasil coba Tanya temen kamu yang lebih ngerti soal website, disini saya juga masih awal dalam belajar jadi masih banyak yang haus diperbaiki. Soo thankyou udah mau belajar disini, semoga sukses dan langsung dapet pencerahan ya :D

big thanks to
sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web
http://www.lawatek.com/2014/05/20/cara-mengetahui-teknologi-yang-dipakai-pada-suatu-website/
http://id.wikipedia.org/wiki/HTML
http://www.duniailkom.com/pengertian-dan-fungsi-php-dalam-pemograman-web/
http://id.wikipedia.org/wiki/Cascading_Style_Sheets
http://id.wikipedia.org/wiki/JavaScript
http://www.duniailkom.com/tutorial-belajar-javascript-pengertian-dan-fungsi-javascript-dalam-pemograman-web/
http://www.tutorialspoint.com/codingground.htm

Sabtu, 29 November 2014

HTTP atau Protokol



Setelah tugas mengenai wi-fi networking yang sebelumnya, kemudian disini saya akan membahas mengenai apa itu HTTP. Berikut penjelasan dan penerapan dari HTTP.

A.    Pengertian dan Fungsi HTTP
HTTP berasal dari bahasa inggris berupa singkatan dari Hypertext Transfer Protocol (HTTP). HTTP merupakan sebuah Protokol atau Penyerta awal yang digunakan WWW (World Wide Web) sebagai pelengkap berjalannya sebuah koneksi di internet.
Secara khusus HTTP dapat diartikan sebagai pesan yang berbentuk format dan dapat dikirim melalui sebuah server ke Client. HTTP juga berfungsi sebagai alat yang mengatur bentuk dan aksi apapun yang dilakukan oleh Web Server juga Web Browser untuk direspon atas perintah yang ada pada Protokol HTTP.
Jika masih bingung, maka saya akan mengilustrasikan pengertian HTTP secara mudah, Ilustrasi HTTP yaitu:
“ Ketika Anda mengetikkan sebuah alamat atau URL di browser (seperti Mozilla), maka ketika anda menekan tombol enter atau cari, secara otomatis web browser akan melakukan penelusuran melalui perintah ke HTTP sesuai dengan alamat yang dituju. Kemudian setelah web server menampilkan perintah dari HTTP melalui browser tadi, maka web server akan melacak data yang anda inginkan dan akan segera ditampilkan jika data tersebut masih ada.” 

B.     Sejarah Keberadaan HTTP
Dalam berbagai sumber dapat diketahui bahwa Sejarah Keberadaan HTTP untuk kali pertama berdiri dan dikenal pada tahun 1990. HTTP dibuat bertujuan untuk penunjang dari penggunaan WWW dengan protokolnya HTTP. Saat itu versi yang digunakan masih menggunakan versi standar yaitu V 0.9. Versi ini merupakan sebuah Protokol Transfer dokumen secara mentah (data yang dikirim berbentuk asli tanpa mengkonvert tipe dokumen yang dikirim).
Seiring permintaan dan kebutuhan dari penggunaan HTTP ini, maka pada tahun 1996 terjadi modifikasi HTTP yang berubah wujud menjadi versi 1.0, ini bertujuan untuk mengakomodasi tipe dokumen yang akan dikirim bersamaan dengan enkoding (kode) yang digunakan dalam pengiriman data dokumen tersebut. Kemudian pada tahun 1999, HTTP semakin baik dan sistematis dengan dilengkapi basic Proxy, Cache dan koneksi Parsisten.

C.     Kelemahan HTTP
Karena saat ini banyak dari kita yang menggunakan HTTP sebagai sarana koneksi internet dan salah satu mediasi penyimpanan data penting. Namun, tidak semua orang menggunakan fasilitas ini untuk berbuat baik dan bermanfaat, ada juga yang menggunakannya untuk menipu, merusak dan menyebar virus.
Penyebaran virus melalui media HTTP sangat rentan dan rawan bagi pengguna internet dengan media blog, jika ini terjadi, maka Jaringan yang digunakan akan terjangkit virus sesuai dengan tingkat bahaya virus yang masuk. Dapat dipastikan bahwa sebuah alamat atau URL yang menggunakan protokol dengan HTTP, cenderung dapat menyebabkan adanya virus atau hal yang dapat berbahaya. Namun tidak perlu khawatir, saat search engine google sudah antisivasi hal ini dengan membuat sebuah batasan.


DAFTAR PUSTAKA :

http://www.terwujud.com/2012/07/mengenal-identitas-http-hypertext.html
Taufan Riza.2002. Manajemen Jaringan TCP/IP.Jakarta:Gramedia
https://kelasjarkom.wordpress.com/category/hypertext-transfer-protocol-by-maffan-asyhari/

Wi-fi NETWORKING



Dalam tugas kali ini saya akan mencoba untuk mendeskripsikan sedikit tentang wifi networking. Semoga tulisan dapa membantu orang – orang yang belum memahami tentang wifi networking itu seperti apa. Berikut penjelasan dan penerapannya.

Pengertian Wi-fi
Wi-Fi adalah sebuah teknologi terkenal yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi. WiFi Alliance mendefinisikan WiFi sebagai "produk jaringan wilayah lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11". Meski begitu, karena kebanyakan WLAN zaman sekarang didasarkan pada standar tersebut, istilah "Wi-Fi" dipakai dalam bahasa Inggris umum sebagai sinonim "WLAN".
Istilah Wi-Fi, pertama dipakai secara komersial bulan Agustus 1999, dicetuskan oleh sebuah firma konsultasi merek bernama Interbrand Corporation. Wi-Fi Alliance mempekerjakan Interbrand untuk menentukan nama yang "lebih mudah diucapkan daripada 'IEEE 802.11b Direct Sequence'". Belanger juga mengatakan bahwa Interbrand menciptakan Wi-Fi sebagai plesetan dari Hi-Fi (high fidelity); mereka juga merancang logo Wi-Fi.
Wi-Fi Alliance awalnya memakai slogan periklanan untuk Wi-Fi, "The Standard for Wireless Fidelity", tetapi kemudian menghapusnya dari pemasaran mereka. Meski begitu, sejumlah dokumen dari Alliance tahun 2003 dan 2004 masih menggunakan istilah Wireless Fidelity. Belum ada pernyataan resmi mengenai penghapusan istilah ini. Logo yin-yang WiFi menandakan sertifikasi interoperabilitas suatu produk. Teknologi non-Wi-Fi yang dibutuhkan untuk titik-titk tetap seperti Motorola Canopy biasanya disebut nirkabel tetap. Teknologi nirkabel alternatif meliputi standar telepon genggam seperti 2G, 3G, atau 4G.
Sebuah alat yang dapat memakai Wi-Fi (seperti komputer pribadi, konsol permainan video, telepon pintar, tablet, atau pemutar audio digital) dapat terhubung dengan sumber jaringan seperti Internet melalui sebuah titik akses jaringan nirkabel. Titik akses (atau hotspot) seperti itu mempunyai jangkauan sekitar 20 meter (65 kaki) di dalam ruangan dan lebih luas lagi di luar ruangan. Cakupan hotspot dapat mencakup wilayah seluas kamar dengan dinding yang memblokir gelombang radio atau beberapa mil persegi ini bisa dilakukan dengan memakai beberapa titik akses yang saling tumpang tindih.
"Wi-Fi" adalah merek dagang Wi-Fi Alliance dan nama merek untuk produk-produk yang memakai keluarga standar IEEE 802.11. Hanya produk-produk Wi-Fi yang menyelesaikan uji coba sertifikasi interoperabilitas Wi-Fi Alliance yang boleh memakai nama dan merek dagang "Wi-Fi CERTIFIED".

Sejarah Keamanan Wi-fi
Wi-Fi mempunyai sejarah keamanan yang berubah-ubah. Sistem enkripsi pertamanya, WEP, terbukti mudah ditembus. Protokol berkualitas lebih tinggi lagi, WPA dan WPA2, kemudian ditambahkan. Tetapi, sebuah fitur opsional yang ditambahkan tahun 2007 bernama Wi-Fi Protected Setup (WPS), memiliki celah yang memungkinkan penyerang mendapatkan kata sandi WPA atau WPA2 router dari jarak jauh dalam beberapa jam saja.[2] Sejumlah perusahaan menyarankan untuk mematikan fitur WPS. Wi-Fi Alliance sejak itu memperbarui rencana pengujian dan program sertifikasinya untuk menjamin semua peralatan yang baru disertifikasi kebal dari serangan AP PIN yang keras.
Sejarah teknologi 802.11 berawal pada putusan Komisi Komunikasi Federal AS tahun 1985 yang merilis pita GSM untuk pemakaian tanpa lisensi. Pada tahun 1991, NCR Corporation bersama AT&T menemukan pendahulu 802.11 yang ditujukan untuk sistem kasir. Produk-produk nirkabel pertama berada di bawah nama WaveLAN. Vic Hayes dijuluki "Bapak Wi-Fi". Ia terlibat dalam perancangan standar pertama IEEE. Sejumlah besar paten oleh banyak perusahaan memakai standar 802.11. Pada tahun 1992 dan 1996, organisasi Australia CSIRO mendapatkan paten untuk sebuah metode yang kelak dipakai di Wi-Fi untuk menghapus gangguan sinyal. Pada bulan April 2009, 14 perusahaan teknologi setuju membayar $250 juta kepada CSIRO karena melanggar paten-paten mereka. Ini mendorong Wi-Fi disebut-sebut sebagai temuan Australia, meski hal ini telah menjadi topik sejumlah kontroversi. CSIRO memenangkan gugatan senilai $220 juta atas pelanggaran paten Wi-Fi tahun 2012 yang meminta firma-firma global di Amerika Serikat membayar hak lisensi kepada CSIRO senilai $1 miliar. Tahun 1999, Wi-Fi Alliance dibentuk sebagai sebuah asosiasi dagang untuk memegang merek dagang Wi-Fi yang digunakan oleh banyak produk.

Spesifikasi Wi-fi
Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:
            ·         802.11a
            ·         802.11b
            ·         802.11g
            ·         802.11n
Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan izin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

        Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:
             ·         Channel 1 - 2,412 MHz;
             ·         Channel 2 - 2,417 MHz;
             ·         Channel 3 - 2,422 MHz;
             ·         Channel 4 - 2,427 MHz;
             ·         Channel 5 - 2,432 MHz;
             ·         Channel 6 - 2,437 MHz;
             ·         Channel 7 - 2,442 MHz;
             ·         Channel 8 - 2,447 MHz;
             ·         Channel 9 - 2,452 MHz;
             ·         Channel 10 - 2,457 MHz;
             ·         Channel 11 - 2,462 MHz
Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Keuntungan Wi-Fi
1.      Mobilitas tinggi
2.      Kemudahan dan kecepatan instalasi
3.      Fleksibel
4.      Menurunkan biaya kepemilikan
5.      Scalable
6.      Produktifitas

Kelemahan Wi-Fi
1.      Sistem keamanan terbatas
2.      Tingkat kecepatan dipengaruhi oleh keadaan lingkungan
3.      Topologi ruangan, daerah dan cuaca
4.      Pengaruh gelombang radio
5.      Biaya komponen Wi-Fi cukup besar
6.      Kapasitas jaringan cukup terbatas


CONTOH PENERAPAN Wi-fi
1.      Mensinkronisasi telepon Anda dengan PC tanpa USB
Yang pertama Wi-Fi bisa juga digunakan untuk sinkronisasi hp kita dengan laptop / komputer. Sehingga memudahkan kita untuk tidak report menggunakan kabel data ataupun kabel USB. Tapi masih harus menggunakan aplikasi-aplikasi tambahan dan masih terpaku pada beberapa jenis hp saja. Contohnya baru hp android dan iPhone saja yang bisa. Itupun untuk android haru ada penambahan aplikasi lagi seperti DoubleTwist.
2.      Mengubah Smartphone menjadi remote control
Aplikasi remote memungkinkan iTunes dan Apple TV harus dikendalikan menggunakan iPhone, iPod touch, atau iPad melalui jaringan Wi-Fi. Anda dapat memilih playlist, lagu, dan album seolah-olah anda sedang duduk di depan komputer atau Apple TV. Gmote Android berubah menjadi remote control untuk komputer, memungkinkan bagi anda yang memang malas untuk langsung berinteraksi dengan PC/Laptop Anda. Tapi sekali lagi hanya bisa menggunakan HP yang sudah Support.
3.      Mentransfer foto dari kamera digital
Kartu Eye-Fi adalah kartu memori tanpa nirkabel. Ini pada dasarnya adalah sama seperti kartu SDHC - tetapi dengan manfaat yang fantastis ketika kamera sedang dalam jangkauan jaringan tertentu, foto dan video akan tertransfer ke komputer/laptop .
4.      Streaming film ke TV
Wi-fi memiliki potensi untuk menjadi hiburan masa depan rumah! Media server dapat streaming video melalui Wi-Fi untuk setiap HTPC lainnya, Xbox / Playstation-diaktifkan TV di rumah. Ada sejumlah sistem operasi, aplikasi, dan protokol untuk mendapatkan film secara nirkabel dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
5.      Streaming audio ke speaker
Penggemar Apple memiliki pilihan terbaik untuk bermain musik mereka (pada speaker ada) di rumah mereka, sebagai Apple AirPort Express router adalah sedikit besar kit untuk streaming musik ke speaker.
6.      Berguna sebagai router nirkabel
Sebuah aplikasi yang disebut PdaNet dapat mengubah iPhone atau android ke router Wi-Fi yang berguna untuk PC atau MAC. Jadi hp sebagai perantara kelaptop/komputer. Silahkan  dicoba dulu sebelum digunakan. Karena menurut sumber terpercaya aplikasi ini Not Fully Recommended.
7.      Share file dengan komputer lain
Penyedia penyimpanan file online - seperti Dropbox - memungkinkan foto, dokumen, dan video mana saja dan berbagi dengan mudah menggunakan jaringan Wi-Fi jika kedua pengguna memiliki account Dropbox. Ini merupakan metode (dan lebih aman) alternatif daripada menggunakan 'shared folder'.
8.      Telepon kita bisa tahu ketika kita ada di rumah
Tasker memungkinkan kita untuk memulai layanan atau menjalankan aplikasi setiap kali pulang ke rumah. ATasker profil dapat mendeteksi ketika kita kembali ke rumah karena kita  terhubung ke jaringan rumah .Contohnya, jika dikantor/sekolah/kampus menggunakan profil 'silent', tapi ketika tiba dirumah Tasker dapat langsung mengubah profil menjadi 'ringing'
9.      Untuk keamanan
Dan yang Terakhir Aplikasi seperti Find My iPhone menggunakan Wi-Fi untuk mencari iPhone jika lupa meletakannya atau jika dicuri. Keberadaan perangkat dapat dipantau melalui Wi-Fi. Untuk yang tidak mengguinakan, aplikasi seperti Prey bisa kita gunakan. Prey akan mencari lokasi(melalui laptop/komputer) dimana hp kita berada dan jika dicuri apa yang sedang dilakukan oleh si pencuri oleh hp kita.

DAFTAR PUSTAKA :
https://rashena.wordpress.com/2013/03/11/materi-wifi/
Priyanbodo.Trikuntoro.dan Dodi Heradi. 2005. Jaringan WiFi. Yogyakarta:Andi OffSet
http://www.vedcmalang.com/pppptkboemlg/index.php/menuutama/teknologi-informasi/544-teknologi-wifi