Jumat, 18 Maret 2016

#PetGame (Pengelompokkan Game)



Platform merupakan kombinasi antara sebuah arsitektur hardware dengan sebuah kerangka kerja dan aplikasi software. Kombinasi tersebut memungkinkan sebuah software, khususnya software aplikasi, dapat berjalan. Platform yang umum sudah menyertakan arsitektur, sistem operasi, bahasa pemrograman dan antarmuka yang terkait (pustaka sistem runtime atau antarmuka pengguna grafis) untuk komputer.

Pada artikel kali ini Saya akan membahas tentang permainan atau game yang akan Saya kelompokkan berdasarkan platform-nya. Semoga bermanfaat :)

Arcade Game
Arcade games yang sering disebut ding-dong di Indonesia, biasanya berada di daerah/tempat khusus dan memiliki box atau mesin yang memang khusus di design untuk jenis video games tertentu dan tidak jarang bahkan memiliki fitur yang dapat membuat pemainnya lebih merasa “masuk” dan “menikmati”, seperti pistol, kursi khusus, sensor gerakan, sensor injakkan dan stir mobil (beserta transmisinya tentunya).

Definisi dari arcade adalah tempat di mana orang bertemu dan menghabiskan waktu untuk bersenang-senang. Pada abad ke-19, arcade biasanya menjadi salah satu hiburan yang dapat ditemukan di berbagai lokasi khusus, seperti di pasar malam. Seiring dengan berkembangnya teknologi, arcade pun ikut berkembang dan melibatkan mesin-mesin permainan sederhana seperti pinball hingga mesin pemutar musik.

Pada awal tahun 1966, SEGA memperkenalkan sebuah permainan elektro-mekanis berjudul Periscope. Game ini merupakan sebuah simulator sederhana tentang sebuah kapal selam, yang harus menenggelamkan sejumlah kapal selam lain milik musuh.

Mekanisme sederhana yang digabung dengan permainan cahaya dari tabung-tabung lampu elektris ini ternyata mampu membuat para penggemarnya terkesima. Karena itu, tidak heran jika game ini pun berhasil menuai sukses di kawasan Amerika, Eropa dan Jepang.
Seolah tak mau kalah, Taito mencoba peruntungan dengan meluncurkan Crown Special Soccer, sebuah permainan arcade bersifat multiplayer pertama yang melibatkan dua orang pemain. Game bergenre olahraga ini menirukan mekanisme pinball yang telah dimodifikasi. Meski kurang mendapatkan tanggapan seperti halnya Periscope, tapi game ini membuka jalan untuk merintis permainan dengan sistem multiplayer bagi mesin-mesin arcade.

Permainan arcade terus berkembang. Pada tahun 1971, beberapa mahasiswa dari Stanford University menciptakan arcade video game pertama berjudul Galaxy Game, dan merintis kelahiran video game yang mempergunakan koin untuk memainkannya (atau biasa disebut coin-op). Pada saat itu sistem video game masih dianggap sebagai salah satu kemajuan teknologi rumit yang membutuhkan pemrograman khusus, maka tidak heran kemunculan pertama game ini menarik perhatian banyak pihak, khususnya para perusahaan pengembang game.

Setahun kemudian, salah satu perusahaan baru bernama Atari didirikan dan langsung menggebrak pasar arcade video game dengan merrilis game berjudul Pong. Pong langsung memetik kesuksesan karena mampu menghadirkan perpaduan antara advance technology dengan elemen fun.

Gameplay-nya yang sederhana juga disukai banyak orang. Tidak hanya itu, komunitas gamer pun mulai terbentuk di berbagai arcade center untuk berkompetisi dalam memainkan game yang merupakan perpaduan antara tennis dengan ping pong ini. Kesuksesan Atari yang diraih dari Pong bahkan membuat beberapa pengembang game lainnya berusaha lebih serius lagi dalam menyusun sebuah arcade video game.

Tergiur dengan kesuksesan Atari, salah satu raksasa penghasil game arcade konvensional yakni Taito, mencoba peruntungan dengan merilis sebuah video game berbasis arcade dengan judul Space Invaders pada tahun 1978, sebuah game single player bertemakan peperangan luar angkasa. Dalam game ini gamer akan mengendalikan sebuah pesawat yang ditempatkan di bagian bawah layar, dan berusaha menghancurkan sekumpulan alien yang melayang-layang di bagian tengah layar.

Meski secara resmi dirilis oleh Taito Jepang, namun akhirnya Midway membeli lisensi game ini dan mendistribusikannya di kawasan Eropa dan Amerika. Dengan cepat game ini segera menjadi hits di berbagai negara. Taito mampu meraup keuntungan mencapai lebih dari US$ 2,7 miliar dalam jangka waktu dua tahun semenjak Space Invaders dirilis ke pasaran. Selain itu, bentuk para alien yang unik dan khas dengan desain pixel 8 bit-nya mampu menjadi ikon pop dunia hingga saat ini!! Space Invaders juga membuat persaingan dunia arcade video game menjadi lebih sengit.

Perkembangan teknologi, khususnya di bidang arcade video game, juga berkembang pesat melalui game ini buatan Taito ini. Space Invaders menggunakan customized arcade board yang mampu menampilkan grafik lebih smooth serta efek suara mono yang khas dalam sebuah mesin arcade berlayar cembung ala CRT. Hal ini merupakan sebuah kemajuan yang sangat pesat dibandingkan dengan pesaing terdahulunya yang meluncurkan game Pong. Customized arcade board yang ditenagai oleh Intel 8080 CPU serta Texas Instrument SN76477 Sound Chip seketika menjadi kiblat pengembang game arcade lainnya.

Pada tahun 1980, lahirlah sebuah arcade video game legendaris lainnya yakni Pac-Man. Ini adalah hasil debut pertama Namco yang seketika menuai sukses di seluruh dunia. Gameplay-nya yang unik, menampilkan makhluk ajaib berbentuk mulut berwarna kuning serta desain para hantu yang unik dan penuh warna, menjadikan game ini idola baru di kalangan para penikmat arcade video game.

Pada awalnya Toru Iwatani, sang maestro di balik kelahiran game ini, mencoba membuat sebuah game yang bisa menarik perhatian kalangan wanita untuk memainkan arcade game. Ia akhirnya menemukan konsep permainan Pac-Man dalam acara makan malam bersama kekasihnya di sebuah restoran pizza. Bentuk pizza yang terpotong sebagian hingga membentuk siluet mulut ini akhirnya melahirkan  karakter Pac-Man yang legendaris tersebut.
Game ini berhasil terjual sebanyak 400.000 unit dalam kurun waktu dua tahun semenjak perilisan pertamanya pada tahun 1980; rekor yang belum bisa terpecahkan bahkan oleh game-game next-gen yang beredar di masa kini.

Setelah sempat mengalami masa-masa booming, arcade video games harus rela menghadapi badai besar. Pada pertengahan tahun 1980, Nintendo menggebrak dunia dengan meluncurkan sebuah home console bernama Nintendo Entertainent System (NES). Hal ini tentu saja menimbulkan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan game arcade, di mana banyak developer lebih tertarik untuk mencurahkan perhatian mereka terhadap gaming console buatan Nintendo tersebut.

Meski melambat namun perkembangan game arcade tidak berarti mati. Pada tahun 1987, Double Dragon diluncurkan ke pasaran dan berhasil menggaaet kembali perhatian para gamer pada arcade video games. Game bergenre side-scrolling action ini merupakan pelopor bagi game-game lain yang mengusung genre yang sama. Namun sebagai akibatnya, selama 2 tahun para pengembang game arcade lebih banyak menelurkan game bergenre side-scrolling action agar mampu menarik minat para gamer.
Memasuki masa jenuh, Capcom akhirnya merilis sebuah game bergenre fighting berjudul Street Fighter II. Game ini merajai era 1990-an yang kemudian membangkitkan kembali minat gamer terhadap arcade video games. Kemampuan untuk bermain bersama secara simultan serta gameplay-nya yang menarik di kala itu, membuat iklim kompetisi untuk menentukan siapa yang terbaik di antara para gamer kembali mencuat.

Setelah melewati masa suramnya, arcade video games pun mampu bangkit dari keterpurukan. Layaknya seekor burung Phoenix, arcade bangkit kembali dan menjadi jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Arcade gaming di era 1990-an diwarnai dengan perilisan beragam video game dengan sistem operasi yang lebih canggih dibanding sebelumnya. Mulai dari tampilan 3D graphic, bahkan multiplayer play yang menampung hingga 4 orang pemain seperti yang dihadirkan dalam game Virtua Cop, Daytona Racing, Virtua Fighter dan lain-lain.

Industri arcade video game bahkan dilirik oleh industri lainnya seperti Film dan musik. Banyak developer game arcade yang mendapatkan permintaan untuk membuat versi game dari film yang muncul di layar lebar. Tidak hanya itu, home console yang diramalkan akan menjadi penghancur arcade video game kini justru menjadi pendamping setia.

Pada era milenium ini, perkembangan arcade video games bahkan lebih masif lagi. Jepang selaku kiblat dari perkembangan arcade video game merilis beberapa game dengan teknologi mutakhir.


Arcade game dengan genre dancing ini dipopulerkan melalui kehadiran Dance-Dance Revolution pada tahun 1998. Gameplay-nya sendiri termasuk sederhana, di mana gamer diminta untuk mengikuti panah yang ditunjukkan pada layar dengan menginjak karpet dengan simbol panah yang serupa pada bagian lantai mesin. Dan seiring dengan kemajuan teknologi, genre ini bahkan sudah berkembang jauh sehingga mampu mendeteksi pergerakan tubuh sang penari sendjri. Notable games: Dance-Dance Revolution X3, In The Grove, Para Para Paradise.

Genre ini menguji kemahiran dari player untuk mengikuti irama yang ditampilkan oleh AI mesin. Gamer dilengkapi dengan controller unik berbentuk alat musik sesuai dengan game yang dimainkannya, baik berupa guitar, drum set, keyboard, bahkan hingga peralatan synthesizer. Notable games: GuitarFreaks, DrumMania


Sebelum kehadiran peripheral Kinect untuk Xbox 360, arcade video game telah menelurkan sebuah format permainan yang melibatkan gerakan sang pemain dalam interaksinya. Salah satunya adalah kemunculan sistem motion control pada game Police 911 yang diluncurkan pada tahun 2000 lalu. Dalam game ini, pemain secara bebas bisa menggerakkan seluruh tubuhnya untuk mengelak dari sergapan musuh, atau untuk berlindung dari peluru lawan, di mana hal tersebut akan direfleksikan secara sempurna oleh karakter dalam game. Notable games: Police 911

Adanya fitur save yang terdapat pada home console juga menginspirasi para pengembang arcade video game untuk menciptakan fitur sejenis, yang diwujudkan melalui magnetic card. Untuk mendapatkan kartu ini, pemain biasanya diharuskan untuk menukarnya dengan token dalam jumlah yang ditentukan ke dalam mesin arcade. Magnetic card menjadi salah satu fitur next-gen arcade yang sangat digemari, karena dengan kartu ini seorang gamer bisa secara bebas membentuk profil karakternya dalam sebuah game, dan menyimpannya dalam profil khusus yang berbeda dengan gamer lainnya. Notable games: Mario Kart Arcade, Street Fighter IV, Tekken 5, Wangan Midnight Maximum Tune 3.


Kini arcade video game terus mengalami evolusi. Jika dalam kemunculan perdananya game-game arcade hanya mampu menghasilkan resolusi 8-bit, saat ini satu mesin arcade modern telah tersemat "otak" prosesor hingga 2 GHz, fitur Grafis 3D dan bahkan memiliki kemampuan untuk terkoneksi secara online.

Pada bulan Desember 1982, seorang anak berusia 8 tahun berhasil mencetak rekor dengan memperoleh skor yang mencapai lebih dari 6 juta poin dalam game Pac-Man. Yang menjadikannya spesial adalah: ia mampu menyelesaikan level 256, di mana hanya ada sedikit orang yang mampu menyelesaikan level tersebut karena terdapat glitch dari pihak pengembang game.

Setelah perilisan perdana game Space Invaders pada tahun 1978, para gamer dibuat terpesona dengan permainan ini. Bahkan, di beberapa negara seperti Jepang dan Amerika, peredaran uang koin sempat langka akibat tersedot untuk memainkan game ciptaan Taito dan Midway ini. Maka tidak heran jika game ini dimasukkan ke dalam jajaran "Best Selling Games of All Time", karena dalam waktu 4 tahun saja Space Invaders telah mampu meraih keuntungan lebih dari US$ 2 miliar!!


ARCADE VIDEO GAMES SPECIFICATIONS

PC Games

PC games adalah sebutan untuk video game yang dimainkan menggunakan Personal Computers. Spacewar adalah game PC pertama. Nama Spacewar memang kurang akrab di telinga para pecinta game, namun asal tahu saja Spacewar merupakan game pertama yang dibuat di dunia. Game ini dibuat sejak 50 tahun lalu oleh Steve Russell. Namun jangan dibayangkan, Spacewar dimainkan di konsol game seperti saat ini.

Spacewar telah dibuat untuk PDP-1 komputer mini oleh Digital Equipment dengan bantuan sebuah tim pengembang yang termasuk Martin Graetz, Pete Simson dan Dan Edwards. Mereka juga mengubah persepsi masyarakat yang menganggap komputer hanya untuk kerja serius.

Dikutip Efy Times, dibandingkan dengan game yang kita mainkan di komputer kita hari ini, Spacewar game sangat sederhana. Dua pemain bisa main game dengan mengambil kontrol dari sebuah pesawat ruang angkasa mencoba untuk menghancurkan satu sama lain.


Spacewar memiliki pilihan yang sangat unik yang disebut Hyperspace. Dengan memasukkan Hyperspace, pengguna bisa pindah ke lokasi acak pada layar. Tetapi resiko meledak selalu ada jika digunakan terlalu sering.

Pada peringatan 50 tahun rilis video game, mahasiswa teknik dari MIT (Massachusetts Institute of Technology) memamerkan simulasi Spacewar di kampus MIT dan di museum MIT.

Direktur MIT, Phillip Tan mengatakan bahwa ada downtime yang cukup disediakan pada PDP-1 dibandingkan dengan mainframe IBM yang memanfaatkan setiap detik dan tidak membiarkan orang main-main dengan itu.


Console games

Console games yaitu video games yang dimainkan menggunakan console tertentu. Pada artikel sebelumnya Saya sudah membahas tentang artikel terkait yang bisa Anda baca disini.

Konsol genggam atau handheld console adalah mesin untuk memainkan game, bentuknya tidak lebih besar dari genggaman kedua tanganmu, mudah dibawa dalam genggaman, dan pastinya ringan. Kontrol, layar dan speaker semua jadi satu dalam satu unit. Tahun 1970an sebenarnya sudah ada yang mempelopori konsol genggam ini Coleco dan Milton Bradley, waktu itu disebut dengan handheld electronic game. Tapi keduanya tidak lagi dimasukkan dalam sejarah konsol genggam karena cuma bisa memainkan satu game.

Sejarah handheld meski didominasi oleh Nintendo meski sebenernya ada konsol handheld lain. Rata-rata memang berumur pendek dan bahkan nyaris tak terdengar. Barangkali karena udah terlibas duluan oleh Nintendo yang boleh dibilang merupakan rajanya pembuat Handheld Consoles. Mulai jaman Game&Watch sampai yang paling canggih Nintendo DS, selalu aja disambut dengan sukacita oleh masyarakat. Ujung-ujungnya Nintendo meraup keuntungan yang sangat besar dari sini.

Game-gamenya yang menarik, harga yang terjangkau dan bentuknya yang pas adalah sebagian dari kelebihan konsol handheldnya Nintendo. Di lain pihak, Nintendo juga paling tanggap dengan permintaan pasar. Hal ini bisa dilihat dari munculnya berbagai macam seri, misalnya Game Boy, diikuti dengan Game Boy Color, lalu Game Boy Advance. Nah kiat yang seperti itulah yang tidak bisa diikuti oleh para pesaingnya, hingga akhirnya mereka terlibas di pasar game, hilang begitu aja. Nintendo pulalah yang berhasil menerjemahkan dengan sangat baik apa yang dimaksud oleh gamer dengan konsol genggam.


Konsol Genggam Yang Terlupakan

Seperti yang sudah disebut bahwa sejarah konsol genggam didominasi oleh Nintendo, sejumlah konsol genggam lainnya juga pernah meramaikan pasar konsol. Persaingan yang keras membuat siapa yang paling inovatif dan yang bisa memuaskan selera pasar, dialah yang menang maka konsol-konsol di luar Nintendo tidak bertahan lama.

Atari Lynx adalah konsol handheld games 16-bit yang dirilis oleh Atari Corporation pada September 1989. Lynx adalah handheld pertama di dunia permainan handheld games dengan warna LCD. Lynx juga terkenal karena fitur-fiturnya memandang ke depan dan grafisnya canggih. Lynx bersaing dengan Nintendo Game Boy (dirilis hanya sebulan sebelumnya), Sega Game Gear dan NEC TurboExpress, keduanya dirilis pada tahun berikutnya. Namun, Game Boy pada khususnya, serta Sega Game Gear, menjual lebih banyak daripada Lynx. Atari gagal mencapai angka penjualan yang dibutuhkan untuk menarik pengembang pihak ketiga kualitas dan Lynx akhirnya ditinggalkan. Hari ini, seperti halnya dengan banyak konsol yang lebih tua, masih ada sekelompok kecil penggemar setia yang membuat dan menjual game untuk system ini.
Konsol handheld pertama kali dalam sejarah konsol adalah Microvision yang didesain oleh Smith Engineering dan distribusinya oleh Milton-Bradley di tahun 1979. Layarnya kecil dan Cuma ada 13 game yang bisa dimainkan. Akhirnya umur konsol ini Cuma dua tahun saja. Keypadnya mudah rusak plus teknologi LCD-nya yang masih kurang baik.

TurboExpress merupakan versi portable dari Turbo Grafx, rilis tahun 1990 dengan harga US$ 249,99. layarnya 66mm, kira-kira besarnya samalah dengan Game Boy. Gamenya yang paling terkenal adalah Falcon, dari genre flight simulator. Waktu dirilis, ini termasuk konsol genggam yang cukup canggih.

Namun kekurangannya adalah pada kapasitor dan sound systemnya yang kurang bagus.Sementara layarnya terdapat pixel yang buruk, ini membuat sejumlah teks tidak terbaca. Belum lagi baterenya yang cuma 3 jam. Tapi untuk ukuran konsol nggak sukses, sampai tahun 2007 lalu, TurboExpress berhasil terjual 1,5 juta unit!

Cara membacanya bukan Game dot Com, tetapi Game Com. Dibuat oleh Tiger Electronis merupakan konsol genggam yang targetnya adalah gamer yang lebih dewasa karena menurut pengembang konsolnya, game-game untuk Game Com kebanyakan game dengan rating T ke atas.. Saat rilis diawal, Game Com merupakan satu-satunya konsol genggam yang bisa memainkan 2 slot game cartridge. Namun akhirnya seri Game Com yang berikutnya menjadi satu cartridge karena pertimbangan sistem engine agar lebih maksimal. Game Com juga dianggap yang mempelopori layar sentuh juga termasuk yang pertama menampilkan fungsi dasar PDA.Terakhir, Game Com pulalah yang pertama memperkenalkan akses internet untuk konsol genggam.Sayang, cuma berhasil terjual tak lebih dari 300ribu unit.

Selain rilis di Jepang tahun 1998, konsol ini juga rilis diUSAsetahun kemudian. Dibuat oleh SNK yang juga membuat sejumlah arcade.Sebenernya saat rilisnya, konsol ini mendapat sambutan yang sangat baik, angka penjualannya waktu itu melampaui Game Boy dan Game Gear. Sayangnya, konsol yang bagus ini nggak didukung oleh third party juga masalah dengan packagingnya yang kemahalan. Konsol ini “cuma”berhasil terjual 2 juta unit saja dengan lebih dari 50an game.

Didesain oleh Bandai, WonderSwan Color rilis tahun 2000 di Jepang dan lumayan sukses. Waktu itu Wonderswan Color bisa meraih 8% dari market share yang dikuasai oleh Nintendo. Salah satu yang membuat konsol ini cukup sukses adalah karena Bandai bisa menggandeng SquareSoft dengan merilis Final Fantasy dengan kontrol dan grafis yang lebih oke.

Warna-warna yang sempat dirilis adalah Pearl Blue, Crystal Pink, Crystal Black, Crystal Blue, dan Crystal Orange dan lebih dari 60 judul game yang kebanyakan adalah game Jepang. Yah, sekali lagi karena persaingan yang cukup ketat, konsol handheld yang oke ini harus menyerah juga.

Aslinya dibuat oleh sebuah perusahaan Korea pada tahun 2001.Direncanakan khusus rilis untuk Eropa, dan pertama kali dirilis di Spanyol. Lalu diikuti di Itali, Portugis, Perancis dan Inggris.Secara komersil sih nggak terlalu sukses Cuma 30 ribu unit, tapi itu cukup menghidupi Game Park sampai 4 tahun kemudia merilis seri terbaru yang disebut dengan GP2X. Konsol ini sangat populer dikalangan pengembang dan para IT konsol game karena bisa dibilang konsol buatan selain Jepang yang lumayan sukses di Eropa. Gamenya yang terakhir rilis berjudul Blue Angelo, rilis tahun 2004 masih bisa didapat di Korea Selatan. Oh ya konsol ini juga masih banyak yang mainin loh di Korsel.

Didesain untuk menjadi PDA-handheld game console hybrid, Tapware Zodiac suport foto, movie, musik, internet juga dokumen. Menggunakan versi Palm OS 5, 5.2T untuk mendukung tombol game juga untuk chip grafisnya.Ada dua versi, Zodiac 1 dan Zodiac 2 yang juga bisa menerima panggilan telpon dengan program VOIP. Rilisnya sendiri tahun 2004 cukup berdekatan dengan Nintendo DS, Zodiac juga sudah menggunakan sistem layar sentuh. Hanya saja nggak didukung dengan marketing yang baik juga suport dari developer game. Jadinya KO deh begitu DS rilis. Tapi lumayan lah 300ribu unit sempat terjual dengan 50an judul game.

Banyak fungsi yang ingin dimasukan Tiger Telematics di Gizmondo ini pada tahun 2005, mulai, musik, film, game, kamera, menyimpan foto juga untuk fungsi GPS. Sayangnya nggak sukses juga. Dijual dengan harga US$299 dan US$ 400, banyak banget masalah yang dihadapi saat Gizmondo ini beredar, diantaranya adalah keterlibatan pemilik Tiger Telematic dengan mafia. Waks! Judul game yang terbit Cuma 14, gosipnya waktu itu Microsoft mau mengambil alih dan merilis ulang Gizmondo. Tapi sampai saat ini, gosip tersebut nggak jadi kenyataan. Dengan hanya terjual 25ribu unit, Gizmondo pun tutup buku dengan dinyatakannya Tiger Telematic mengalami kebangkrutan.

Mobile games
Kita hidup di dunia di mana game kualitas konsol - dengan gameplay mendalam, grafis 3D yang kompleks, dan suara stereo yang realistis - dapat dinikmati kapan saja, di mana saja dan oleh siapa pun yang memiliki smartphone yang layak. Ini adalah fitur yang kurang lebih kita dapatkan secara cuma-cuma sekarang ini.

Tapi tidak demikian dengan 20 tahun yang lalu, saat game ponsel tidak cukup menarik. Bahkan, tidak ada ponsel dengan game sebelum tahun 1994. Itu adalah tahun ketika Hagenuk MT-2000 dirilis, dan menjadi ponsel pertama dengan kemampuan gaming.

Tahukah Anda apa game yang dipilih oleh Hagenuk pada saat itu? Tidak lain Tetris, yang bersama Snake - pertama muncul pada Nokia 6110 tahun 1996, menuai popularitas pada saat itu dan cukup sederhana untuk ditangani oleh hardware telepon.
Tetris adalah satu-satunya game yang dimiliki ponsel tersebut, mengingat keterbatasan hardware dan tujuan utama perangkat ini adalah untuk menelepon, bukan untuk game. Desain antenanya juga tidak lazim karena berada di sisi atas ponsel, ketimbang membentang ke atas.
Kemudian ponsel-ponsel merek lain pun mulai melakukan inovasi dengan menambahkan fitur permainan di dalamnya. Mari kita telusuri kembali permainan ponsel dari masa-ke masa.


Awal tahun 1997 (Nokia 6110)

Nokia meluncurkan permainan ponsel bernama Snake, pada tahun 1997 silam untuk Nokia 6110. Namun game Snake sendiri sebelumnya memang sudah eksis sejak akhir tahun 1970-an melalui arcade. Game ular ini sangatlah sukses di jamannya waktu itu (dicatat menurut unit ponsel yang terjual) hingga 400 juta kopi. Tentu prestasi yang mengesankan untuk sebuah game yang mengawali debutnya sebatas dengan beberapa kotak persegi yang bergerak di atas background berwarna hijau.

Tahun 2001 (Nokia NGage )

Diawal tahun 2001-an Nokia NGage QD, usaha pabrikan ponsel Nokia mulai merambah dan meramaikan industri game. Ini merupakan ponsel sekaligus piranti game yang lengkap dengan fitur-fitur multimedia dan interkonektivitas, seperti Bluetooth. Pada saat itu game di handphone seringkali dianggap sebagai pengisi waktu luang saja, dan bukan merupakan hiburan utama. Hal inilah yang dulu membuat N-Gage beberapa waktu yang silam kurang sukses sebagai sarana gaming. Dan karena itu juga , N-Gage yang mengandalkan game berbasis symbian terbukti kurang mampu menarik perhatian para developer game untuk merilis game-game bermutu.


Game mobile java (J2ME)
Seiring waktu, perkembangan game handphone justru menunjukkan bahwa makin banyak game berbasis java (J2ME) yang dirilis ke pasaran, sementara itu judul-judul game berbasis symbian terlihat hanya segelintir saja. Ini dikarenakan sifat bahasa pemrograman java yang cross-platform, yang artinya bisa dijalankan di berbagai macam tipe handphone, entah yang menggunakan operating system maupun tidak. Sedangkan game berbasis symbian hanya bisa dijalankan pada handphone yang menggunakan operating system symbian saja.
Hal inilah yang membuat developer game lebih tertarik merilis game berbasis java. Gameloft, Digital Chocolate, Glu, dan FishLabs merupakan developer game handphone ternama yang kerap merilis game Java bermutu.

Game di OS (Android Smart Phone, iOS, BlackBerry OS, dll)
Yang akan kita bahas yaitu Android. Android merupakan salah satu sistem operasi yang mendukung program aplikasi game pada mobile. Sistem operasi android memang semakin terkenal dan bahkan menjadi sistem operasi handphone yang menarik bagi masyarakat. Contoh Handphone dengan sistem operasi Android adalah Motorola Milestone, Sony Ericsson xPeria X10, Samsung Galaxy S, LG Optimus, sampai Samsung Galaxy S Mini.
Salah satu daya tarik dari Android adalah banyaknya dukungan dan game terbaru yang tersedia untuk Android. Game-game terbaru seperti Angry Birds Rio ataupun Angry Birds Season sampai Need For Speed, Real Football 2011 ataupun PES 2011 tersedia secara gratis untuk Android. Dan tentunya android tidak terpaku oleh satu jenis pabrikan handpone seperti windows phone, iOS, dll.





Referensi :


#PetGame (Sejarah Game Konvensional Sampai Game Modern)

History of Gaming


Konvensional
Sejarah Board Game
Beberapa fakta terdahulu ditemukan bahwa Board Game merupakan jenis permainan tertua yang pernah ditemukan umat manusia. Board Game ditemukan di makam-makam dan kuburan atau di lukisan-lukisan serta pahatan kuno masa lalu. Permainan ini merupakan peninggalan budaya lalu (folktales) sederhana yang biasa terbuat dari tanah kayu dan batu. (Flanagan: 63). Pada masa lalu Board Game sering dimainkan oleh para penguasa seperti raja dan jajarannya. Papan permainannya biasa terbuat dari material yang mewah dan memiliki nilai tinggi seperti gading, batu mulia dan material berharga lainnya.
Perkembangan Board Game sangat signifikan dalam semua aspek dan komponen permainan. Mulai dari cerita permainan yang beragam, tema permainan, mekanika yang bervariasi hingga aspek yang estetika yang menjadi unsur pembeda tiap board game.

Media Board Game
Menurut Nelson Gustav Wisana salah satu pendiri board game developer Kummara menyebutkan bahwa Secara harfiah, board gameadalah segala jenis permainan yang menggunakan papan atau alas untuk bermain.Sebenarnya Indonesia telah mengenal board game sejak lama contohnya Ular-Tangga, Halma, Catur dan lainnya namun kata board game sendiri masih asing di telinga rakyat Indonesia. Usia board game sendiri sudah sangat tua, board game tertua  yang pernah diketahui bernama Sennet berasal dari peradaban Mesir kuno yang ditemukan dalam gambaran lukisan batu makam Merknera yang diperkirakan berasal dari abad 3300-2700 SM.


Board game biasanya dimainkan oleh lebih dari 1 orang di 1 meja yang sama. Berkumpulnya sekumpulan orang di satu meja untuk bermain merupakan salah satu fenomena unik yang dapat diciptakan oleh board game. Melalui situasi ini, sebuah board game memiliki keunikan tersendiri dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap perkembangan mental para pemainnya.

Kategori Boardgame
Berdasarkan jenisnya Boardgame dibagi bagi kedalam beberapa kategori diantaranya:

1. Strategi board game
Strategi Boardgame adalah game yang mengandalkan keahlian personal dari pemain dalam memenangkan permainan. Contohnya yaitu permainan catur. Biji permainan catur terdiri dari raja, ratu, pion, benteng, kuda, dan menteri yang dimainkan dalam 64 kotak berwarna kombinasi hitam-putih.
Sejarah permainan Catur ini bermula pada abad ke-6, di India. Selama masa pemerintahan raja-raja Gupta, permainan ini disebut caturaá¹…ga. Dari India, catur menyebar ke Persia dan disebut sebagai shatranj di Sassanid. Aturan permainan ini lantas dikembangkan lebih lanjut, dan segera, Shatranj menjadi aktivitas rekreasi kerajaan favorit di dunia muslim. Dari Persia, catur kemudian menyebar ke Arab. Catur selanjutnya dikenal di seluruh Spanyol dengan nama ajedrez dan sebagai xadrez di Portugal. Perlahan-lahan, caturanga menjadi zatrikion dalam bahasa Yunani, dan akhirnya menyebar di Eropa.

Pada masa-masa kemudian, papan permainan catur didistribusikan dalam bentuk souvenir dan cinderamata di keluarga kerajaan dan masyarakat umum. Penelitian sejarah menunjukkan bahwa catur mencapai Eropa Barat dan Rusia pada abad ke-9. Orang Moor dikreditkan sebagai yang mempopulerkan permainan ini di Semenanjung Iberia, di abad ke-10 dan disebutkan dalam naskah abad ke-13 sebagai shatranj.
Pada tahun 1200, aturan permainan catur mulai didefinisikan di Eropa selatan. Sedangkan aturan yang menjadi dasar aturan modern pertama kali diadopsi di Spanyol dan Italia. Aturan ini lantas menyebar ke seluruh dunia barat, kecuali aturan ‘stalemate’. Aturan ini baru didefinisikan pada abad ke-19, dan kemudian mendapat julukan baru: Western Chess.
Buku yang menulis teori awal catur ditulis pada abad ke-15. Buku ‘Repetición de Amores y Arte de Ajedrez’ atau ‘Pengulangan Cinta dan Seni Bermain Catur’ diterbitkan pada tahun 1497, dan ditulis oleh Luis Ramirez de Lucena. Sementara itu, di Eropa, banyak aturan awal ditentukan oleh Lucena, Pedro Damiano, Giovanni Leonardo Di Bona, Giulio Cesare Polerio, Gioachino Greco, dan Ruy López de Segura.
Pada abad ke-18, catur menjadi sangat terkenal di Eropa Selatan dan Perancis. François-André Danican Philidor, Louis-Charles de Mahé La Bourdonnais, dan Alexander McDonnell adalah di antara beberapa grandmaster catur pertama. Turnamen catur modern pertama kali dimenangkan oleh Adolf Anderssen, di London, pada tahun 1851. Beberapa pemain catur ternama di era modern diantaranya adalah Paul Morphy, Wilhelm Steinitz, Johannes Zukertort, Emanuel Lasker, José Raúl Capablanca, Gary Kasparov, Anatoly Karpov, dan Viswanathan Anand.


2. Germanstyle board game (euro games)
Permainan germanstyle Boardgames lebih mengandalkan penggabungan strategi dan kesederhanaan permainan, contohnya yaitu Puerto rico.


3. Race Game
Tipe permainan ini mengharuskan pemain menggerakan pion menuju titik akhir permainan, yang  tercepat menjadi pemenang. Contohnya yaitu Ular Tangga.


Permainan mengandalkan dadu dan papan atau kertas bermotif kotak-kotak dengan berbagai peraturan di dalamnya ini berasal dari tanah Hindustan. Di Negara asalnya, permainan ini dikenal dengan sebutan moksha patam atau vaikunthapaali, atau dikenal juga dengan nama paramada sopaanam.


Ketiga bahasa India yang mengacu pada permainan ini artinya adalah tangga menuju keselamatan. Menyebarnya permainan tradisional milik India ini terjadi pada 1943. Saat itu, permainan ini mulai menyebar di Amerika Serikat.
Ketika bermain, Anda dihadapkan pada dua pilihan yang semuanya bergantung pada nasib dan keberuntungan Anda, atau masyarakat India mengenalnya dengan sebutan Karma. Bisa ular yang artinya harus turun atau tangga yang artinya naik.
Ini kemudian dikaitkan dengan filsafat milik sistem kepercayaan Hindu. Ada sebuah kontras disini, antara Karma dan Karma atau Takdir dan Keinginan. Ketika memainkan ular tangga, keinginan untuk selalu menginjak kotak bertangga pasti paling besar, tetapi ketika takdir atau kocokan dadu memaksa Anda untuk menginjak ular, Anda bisa apa?
Tangga dan ular yang ada pada permainan ini juga melambangkan sesuatu. Masih menurut filsafat Hindu, tangga adalah gambaran dari kebijaksanaan. Tangga bermakna kerendahan dan kemurahan hati serta iman. Sementara ular melambangkan nafsu, kemarahan dan hal-hal buruk lainnya. Jumlah kotak yang totalnya 100 adalah gambaran sebuah keselamatan.

4. Roll and move
Tipe permainan ini mengandalkan perputaran dadu atau benda lain yang menghasilkan angka secara acak untuk menentukan langkah yang harus diambil o leh pemain. Contohnya adalah Monopoli.


Sebenarnya sejak awal tahun 1900 sudah ada permainan yang serupa. Yaitu The Landlord’s Game yang diciptakan oleh Elizabeth Magie yang tujuannya untuk mempermudah setiap orang mengerti bagaimana para tuan tanah dapat memperkaya dirinya dan membuat miskin para penyewanya. Kemudian Magie memperkenalkan permainan The Landlord’s Game ini pada tahun 1904. Permainan ini tidak dipatenkan, selain itu tidak ada produsen selain The Economic Game Company yang memproduksi hingga tahun 1910 di New York. Kemudian di Britania Raya permainan ini diterbitkan pada tahun 1913 oleh The Newbie Game Company di London dengan nama Brer Fox an’ Brer Rabbit.


Permainan ini mulai tersebar dari mulut ke mulut serta variasi dari bermain dari lokal yang mulai berkembang yang diikuti dengan penjualan mainan tersebut. Dan salah satunya adalah Auction Monopoly yang kemudian di singkat menjadi Monopoli. Secara perlahan permainan ini mulai dipelajari oleh Charles Darrow yang akhirnya dipatenkan dan di jual kepada Parker Brothers sebagai penemunya sendiri. Akhirnya, Parker Brothers mulai memproduksi mainan Monopoli secara luas pada 5 November 1935.

5. Trivia Game
Tipe permainan ini mengandalkan pengetahuan umum dari pemain, permainan ditekankan pada pertanyaan pertanyaan umum yang dilemparklan pada setiap pemai. Contohnya adalah : Trivial Pursuit.


Trivial Pursuit ialah permainan papan yang terdapat jawaban dari pertanyaan di bidang sejarah, olahraga, budaya, dan katergori lain. Permainan ini dibuat oleh wartawan Kanada Scott Abbott dan Chris Haney dan diluncurkan ke pasaran pada tahun 1982.
Permainan ini dapat dimainkan dalam kelompok maupun satu lawan satu. Secara teoretis permainan ini tak terbatas pada jumlah pemain. Versi awal permainan ini dikenal sebagai Genus (atau Genus I). Beberapa edisi pengetahuan umum lainnya (seperti Genus II) telah menyusul.
Di Amerika Utara, popularitas permainan ini berpuncak pada tahun 1984, ketika permainan ini terjual lebih dari 20 juta. Hak atas permainan ini dilisensikan ke Parker Brothers (sekarang bagian dari Hasbro) pada tahun 1988, setelah ditolak oleh Virgin Group; pada tahun 2008, Hasbro membeli penuh hak permainan ini sebanyak 80 juta dolar AS. Dari tahun 2004, hampir 88 juta permainan ini terjual di 26 negara dan dalam 17 bahasa. Daerah Elroy di Pasifik Utara menciptakan 30.000.000 permainan antara tahun 1983-1985.
Jawaban dalam permainan ini dapat dimasukkan dalam 6 kategori: ilmu bumi, hiburan, sejarah, seni dan sastra, IPA, olahraga dan rekreasi.


Untuk memulai, memisahkan kartu warna menjadi warna-kode tertentu tumpukan. Setiap pemain harus memilih token dan menempatkannya di tengah-tengah papan. Setiap pemain kemudian gulungan mati untuk melihat siapa yang pergi duluan, jumlah tertinggi terjadi pertama, kedua setelah itu, dan seterusnya.
Pemain pertama gulungan mati, dan bergerak yang banyak ruang dalam arah pilihan mereka. Jika ia mendarat di ruang ”Roll lagi” , pemain harus roll dadu lagi dan langkah yang jumlah ruang tambahan.
Ketika ia mendarat pada ruang kosong, ia harus menjawab pertanyaan pada kartu yang sama dengan warna ruang itu. Setiap warna mewakili kategori yang berbeda, sehingga sejumlah pertanyaan sangat bervariasi. Jika dia mendapat pertanyaan yang benar, ia terus gilirannya, tetapi jika ia tidak menjawab pertanyaan dengan benar kemudian memutar pindah ke pemain berikutnya.
Jika jawabannya adalah tidak benar, maka seperti pada ruang normal yang giliran pemain berakhir dan bergerak pemain berikutnya. Untuk memenangkan permainan, pemain harus terlebih dahulu mengumpulkan semua enam dari potongan berwarna di sekitar papan, dan kemudian harus gulung persis cukup untuk membuat ke tengah papan. Pada saat itu, pemain harus menjawab pertanyaan permainan menang.
Para pemain lain memutuskan kategori pertanyaan terakhir. Jika pemain mendapatkan pertanyaan yang salah, gilirannya berakhir dan dia harus berusaha untuk mencapai hub lagi di masa depan berubah.

6. Word Game
Tipe permainan ini sangat erat dengan permainan kata kata, penekananya adalah pengolahan kata yang dijadikan permaianan. Contohnya adalah Scrabble.


Sejarah dari permainan Scrabble ini pada mulanya diciptakan pada tahun 1938 dengan nama “Criss-Croswords” oleh seorang arsitek bernama Alfred Mosher Butts. Permainan ini merupakan penyempurnaan dari permaian Lexiko yang lebih dulu diciptakannya, tapi dilengkapi papan permainan dan cara bermain seperti teka teki silang. Permainan tetap menggunakan keping huruf seperti Lexiko yang dibuat berdasarkan hasil perhitungan distribusi frekuensi penggunaan huruf berbagai tulisan bahasa Inggris. Alferd Butts memproduksi sendiri permainan ini dan menawarkannya ke berbagai perusahaan mainan besar tetapi tidak ada yang berminat.
Baru pada tahun 1948, seorang pengacara, James Brunot membeli hak memproduksi permainan Criss-Crosswords. Sebagai pemilik yang baru, Brunot mengganti nama permaian menjadi “Scrabble”, sebuah kata dalam bahasa Inggris yang berarti “berjuang membanting tulang”. Brunot hanya sedikit mengubah kotak-kotak “bonus” pada papan permainan, dan menyederhanakan aturan permainan. Permainan Scrabble ternyata laku dijual. Salah satu pembelinya adalah toko serba ada Macy’s yang berhasil mengangkat Scrabble menjadi permainan yang diminati oleh konsumen. 


7. War Game
Tipe permainan ini mengangkat tema situasi perang, pemain dibawa seolah olah sedang menjalankan operasi militer,  contohnya adalah Advanced Squad Leader.


Advanced Squad Leader (ASL) tergolong kategori wargame yang sangat fleksibel utamanya dalam aspek tantangan serta skenario. Ya, di dalam ASL kamu bisa memainkan banyak modul yang mengangkat palagan Perang Dunia II dalam format board game. Salah satu contoh modul yang direkomendasikan bagi para pemain pemula adalah Beyond Valor yang memiliki banyak skenario dari konflik antara tentara Jerman dan Rusia era 1939-1945.
Karena fleksibilitasnya ASL dapat mengangkat kisah perang yang manapun dalam era tersebut, dari skenario berbasis pasukan berisikan 10 orang hingga kelas batalion. Dari pasukan bersenjatakan senapan otomatis, bazooka, tank, paratrooper, serangan pantai dan lainnya. Dituliskan di laman ASL di BoardGameGeek meski hanya bisa dimainkan 2 pemain, setiap skenario menawarkan waktu bermain yang sangat bervariasi tergantung kompleksitas. Setidaknya berkisar antara 120 hingga 18.000 menit. Beberapa skenario sangat menggambarkan heroisme sehingga permainan ini masuk ke dalam daftar board game bertema kepahlawanan yang saya sarankan untuk dicoba.


Modern
Game  PC yang dapat dikategorikan sebagai game modern ini juga sama dengan game konvensional memiliki beberapa manfaat asalkan menggunakannya dengan baik dan bijaksana. Tentunya seorang anak-anak belum bisa  melakukan hal  ini sehingga game PC  pun sebaiknya  harus ada  pemandu  supaya  bisa  memberikan manfaat yang banyak bagi  anak-anak. Pemandu di sini bukan harus selalu  pemandu layaknya game konvensional, tapi orang tua cukup untuk  menjadi  pemandu sang anak.
Orang tua harus mengerti dan memahami mengenai dampak-dampak yang di timbulkan game, baik dampak positif maupun dampak negatifnya. Hal ini supaya bisa mengontrol anak untuk tidak terlalu berlebihan dalam bermain game yang akhirnya banyak menimbulkan dampak yang buruk bagi anak-anak itu sendiri. Dan sangat tidak baik anak-anak di epas begitu saja tanpa pengarahan dan bimbingan dalam bermain game apalagi  anak-anak  yang  masih belum dewasa  dan  masih dalam masa perkembangan diri.

Sejarah Game Modern
Sejarah video game atau game PC dimulai pada era 1950an. Dan mulai dikembangkan di era 1960an pada komputer mainframe. Secara bertahap perkembangan   video game pun mulai berkembang semakin canggih dan dikembangkan juga dibeberapa platform seperti: arcade, mainframe, konsol, pribadi computer dan kemudian di HP. Untuk  lebih jelasnya berikut ini adalah sejarah perkembangan video game baik yang konsol maupun PC.
Asal usul permainan video/video game (game PC) terletak pada awal tabung sinar katoda  berbasis  pertahanan  peluru kendali sistem pada akhir 1940-an. Program-program ini kemudian diadaptasi ke dalam permainan sederhana lainnya di era tahun 1950-an. Pada akhir 1950-an dan melalui tahun 1960-an, lebih banyak permainan komputer yang dikembangkan (kebanyakan di computer mainframe), secara bertahap tingkat kecanggihan dan kompleksitasnya  pu  turut  bertambah. Setelah periode ini, video game menyimpang ke berbagai platform: arcade, mainframe, konsol, pribadi komputer dan kemudian permainan genggam.
Perusahaan komersial pertama konsol permainan video adalah Computer Space pada 1971, yang meletakkan dasar bagi industri hiburan baru di akhir 1970-an di Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa. Tetapi perusahaan ini tidak bertahan lama disebabkan  oleh  banjir dari video game yang datang  ke  pasar mengakibatkan keruntuhan total industri game konsol  di seluruh dunia, akhirnya menggeser dominasi pasar dari Amerika Utara ke Jepang. Tapi inihanya mempengaruhi pasar game konsol, pasar game komputer sebagian besar tidak terpengaruh.
Generasi selanjutnya dari konsol video game akan terus didominasi oleh perusahaan-perusahaan Jepang. Walaupun beberapa  upaya  akan  dilakukan oleh Amerika Utara dan perusahaan-perusahaan  Eropa, generasi keempat konsol, usaha mereka pada akhirnya akan gagal. Tidak sampai generasi keenam  konsol permainan video akan non-perusahaan Jepang merilis sebuah sistem konsol sukses secara komersial. Pasar telah mengikuti jalan yang sama dengan beberapa kali gagal dilakukan  oleh  perusahaan-perusahaan Amerika yang semuanya gagal di luar beberapa keberhasilan terbatas dalam permainan elektronik genggam sejak dini.
Saat ini hanya perusahaan-perusahaan Jepang memiliki sukses besar konsol game handheld, walaupun dalam beberapa tahun terakhir permainan genggam telah datang ke perangkat seperti ponseldan PDA .

A. Generasi Pertama
Generasi pertama konsol permainan video berlangsung dari tahun 1972, dengan rilis dari Magnavox Odyssey, hingga 1977, ketika “pong”. Style produsen konsol meninggalkan pasar secara massal karena pengenalan dan keberhasilan mikroprosesor berbasis konsol.


B. Generasi Kedua
Dalam  sejarah  komputer  dan  video  game,  generasi  kedua  (biasa  disebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih 4 bit era) dimulai pada tahun 1976 dengan merilis  Fairchild Channel  F  dan  Radofin  1292  Advanced  Programmable  Video sistem.  Hal yang menarik dari Fairchild Channel F ini adalah dalam perilisan video gamenya, dimana game-game tersebut diberi nomor. seperti pada game pertamanya yang berjudul "Videocart-01: Tic Tac Toe, Shooting Gallery, Doodle, Quadradoodle". Di  era  generasi  kedua  ini  yang  menjadi primadona  konsol  game  adalah konsol  game  ATARI.  Beberapa  contoh  konsol  game pada  generasi  kedua  adalah  Fairchild  Channel  F, Atari  2600,  Magnavox Odyssey ver. 2 dan Atari 5200. Pada tahun 1988 Atari 2600 mengeluarkan game pertamanya yaitu "32 in 1". Tidak banyak informasi yang saya ketahui tentang Magnavox Odyssey ver. 2. Untuk total dari gamenya sendiri ada sekitar 69 game. Untuk mengetahui lebih banyak tentang apa saja game yang dirilis bisa klik disini. Untuk game pertama yang dirilis untuk Atari 5200 adalah Centipede.

C. Generasi Ketiga
Generasi ketiga dimulai pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Jepang Family Computer atau lebih dikenal dengan nama FAMICOM (kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment System di seluruh dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan 8-bit processor, pada akhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali diberi label oleh mereka “bit”. Ini juga masuk ke mode sebagai sistem 16-bit seperti Mega Drive / Genesis dipasarkan untuk membedakan antara generasi konsol. Game pertamanya yaitu Donkey Kong yang dirilis pada 15 Juli 1983.
Di Amerika Serikat, generasi ini di game ini terutama didominasi oleh NES / Famicom. Di era ini pulalah terjadi perang konsol game yang pertama antara perusahaan konsol Nintendo dengan SEGA. Game yang cukup populer pada konsol ini tidak lain tidak bukan adalah Sonic.

D. Generasi Keempat
Generasi keempat atau biasa disebut dengan era 16-bit, pada generasi ini NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Pada tahun 1988, Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi. Dua tahun berselang, pada 1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol mereka begitu handal dan populer.

1. Tahun 1989
Nintendo merilis game-handheld, Game Boy. Harga: $109. Game yang cukup terkenal adalah Tetris. NEC merilis video game sistem Turbografx-16, PC Engine versi Amerika Utara. Harga: $189. Sega merilis video game system Sega Genesis. Harga: $249.


Atari merilis game-handheld berwarna pertama Atari Lynx. Harga: $149. NEC merilis versi yang ditingkatkan dari console PC Engine mereka di Jepang, SuperGrafx. Hanya 5 judul game yang memanfaatkan video game ini dan tidak pernah dijual secara komersial di luar Jepang. Game pertama Atari Lynx dirilis pada tahun 1989 berjudul Blue Lighting.


2. Tahun 1990
Trip Hawkins  keluar dari Electronic Arts dan mendirikan 3DO. NEC merilis Turbografx CD ekspansi untuk Turbografx-16, mengupgrade sistem tersebut dengan CD-ROM. Harga: $399. Beberapa game yang dirilis untuk Turbografx CD ini antara lain No-Ri-Ko (1988), Far East of Eden: Ziria (1989) dan Ys I & II (1989). SNK merilis Neo-Geo (AES), untuk pertama kalinya sistem yang benar-benar membawa arcade ke rumah. Harga: $699. SquareSoft merilis Final Fantasy pertama yang nantinya menjadi role-playing game terbaik di sistem console. Sega merilis game-handheld Game Gear. pada tahun 1990 Sega merilis game Column. Microprose terbentuk. NEC  merilis  versi  hanheld  dari  Turbografx-16  console mereka, TurboExpress.


3. Tahun 1991
Commodore merilis video game rumahan berbasis CD, CDTV. Harga: $999. Fujitsu  merilis FM Towns Marty, console 32-bit pertama di dunia. Nintendo merilis Super Nintendo. Harga: $199. Joe  Santulli  dan  Kevin  Oleniacz mendirikan Digital Press, publikasi independent kolektor video game berbagai sistem. Dua penerbit PC entertaintment utama, Cinemaware dan Epyx, tutup.



4. Tahun 1992
Philips merilis video game rumahan berbasis CD, CD-i. Sega merilis ekspansi Sega CD untuk Sega Genesis.

E. Generasi Kelima
Generasi kelima atau disebut juga dengan era konsol 32 bit. dimana konsol game yang paling populer pada generasi ini adalah Sony Playstation. PS1 ini dirilis pada 3 Desember 1994 di Jepang. Game pertama yang dirilis di tanggal yang sama yaitu Crime Crackers.


F. Generasi Keenam
Generasi keenam ini ditandai dengan munculnya konsol-konsol game next-generation dari  masing-masing perusahaan seperti SONY, SEGA, Nintendo serta munculnya satu lagi konsol game baru yang diluncurkan oleh Microsoft yang diberi nama Xbox. Pada 15 November 2001 Xbox diluncurkan dengan game pertamanya yaitu Dead of Alive 3. SONY meluncurkan Playstation 2 pada tahun 2014, dengan game pertamanya AFL Live Premiership Edition. Perang konsol game ini akhirnya mengakibatkan jatuhnya perusahaan konsol SEGA yang tidak dapat lagi meneruskan konsol next-generation (Dreamcast) mereka dan lebih memilih untuk berkonsentrasi dibidang pembuatan game konsol. Game pertama untuk Sega Dreamcast ini adalah AeroWings.

G. Generasi Ketujuh
Dikarenakan semakin canggihnya teknologi di bidang teknologi maka kemudian 3 perusahaan konsol terbesar (Sony, Nintendo, dan Microsoft) mengeluarkan  kembali  konsol next-generation mereka keluaran terbaru. Sony mengeluarkan konsol next-gen yang diberi nama PS3(Playstation 3), lalu Nintendo dengan Nintendo Wii kemudian Microsoft dengan Xbox  360. Pada generasi ini semakin dikembangkan sistem permainan online atau permainan yang melibatkan banyak pemain yang terhubung dengan konsol mereka dan semakin ditinggalkannya permainan single player. Wii diluncurkan yang paling pertama yaitu di Amerika pada 19 November 2006. Di saat yang sama pula Wii telah merilis lebih dari satu game, salah satunya yaitu SpongeBob SquarePants: Creature from The Krusty Krab.




Referensi:

Rabu, 23 Desember 2015

Review Game Diamond Rush

Nama              : Eka Oktowani
NPM               : 52413813
Kelas               : 3IA22
Mata Kuliah    : Desain Pemodelan Grafik
Nama Dosen   : Syefani Rahma Deski



Diamond Rush adalah game petualangan yang dapat dimainkan di ponsel produksi Gameloft. Dilihat dari akar kata-katanya, diamond berarti berlian dan rush berarti serbuan. Tujuan dari game ini adalah memang mengoleksi ratusan bahkan ribuan berlian.

1. Gameplay
Permainannya cukup sederhana, Anda tinggal menekan tombol-tombol kanan, kiri, atas atau bawah (bisa diwakili oleh 4, 6, 2, atau 8) untuk bergerak dan tombol pusat (bisa diwakili oleh 5) untuk menggunakan senjata. Tujuannya adalah mengoleksi semua berlian yang mungkin diambil, serta tidak terjebak dalam reruntuhan batu. Batu-batu itulah yang terkadang menghalangi kita untuk mengambil berlian-berlian yang tersebar pada seluruh stage.

Pada setiap stage, terdapat beberapa titik checkpoint (titik aman). Terkadang bahkan sering kali, kita bisa salah meletakkan batu sehingga tidak bisa melanjutkan permainan atau buntu. Melalui checkpoint yang dilambangkan dengan lingkaran hitam berbintang, pemain bisa memutar waktu kembali saat dia menginjak checkpoint tersebut. Caranya adalah dengan menekan tombol pusat (atau 5) di lokasi checkpoint. Apabila benar-benar buntu, tidak bisa kembali ke checkpoint tersebut, bisa tekan "*" di manapun kita berada. Pada akhir tiap stage, terdapat pintu keluar untuk menuju ke stage selanjutnya. Akan tetapi pintu keluar tersebut terkunci dan dijaga dengan gembok besar. Biasanya, pemain harus menemukan kunci (emas) untuk membuka pintu serta mengumpulkan sejumlah berlian ungu untuk membuka gembok tersebut.

2. Alur Cerita



Tidak diceritakan siapa yang bermain sebagai karakter utama, okelah saya akan menyebut dia sebagai Arthur. Arthur adalah seorang maniak berlian. Siapa yang menyangka bahwa penemuan batu lingkaran misterius membawanya ke sebuah petualangan yang menakjubkan. Ya! Petualangan mencari berlian. Pada batu misterius tersebut, ada tiga buah lubang berbentuk berlian. Arthur berpikir: seharusnya lubang ini diisi oleh berlian. Pada ketiga lubang itu, terdapat ukiran yang menjadi petunjuk petualangannya. Petunjuk tersebut antara lain adalah api (yang membawanya ke Angkor Wat), helm perang (yang membawanya ke Bavaria) dan es (yang membawanya ke Tibet). Tentu saja, untuk menemukan ketiga berlian yang hilang itu tidaklah mudah. Arthur harus memasuki labirin-labirin sebelum mendapatkan berlian-berlian tersebut. Arthur dibantu oleh kemampuannya menggambar peta, serta kemampuan Anda untuk menemukan jalan-jalan rahasia.

Angkor Wat



Petualangan pertama Arthur adalah menjelajahi Angkor Wat, yaitu candi besar bercorak agama Budha di Kamboja. Penjelajahannya ini dilakukan dengan melewati lorong-lorong di bawah Angkor Wat yang strukturnya berupa batuan dan rumput liar. Ada delapan lokasi yang harus dijelajahi sebelum tiba di lokasi kesembilan, tempat berlian api tersembunyi. Ada juga empat lokasi rahasia yang bisa dijelajahi di sini. Angkor Wat ini dipenuhi dengan ular-ular berbisa yang siap menyerang Arthur.
Di Angkor Wat ini, Arthur akan menemukanPalu Ajaib yang dapat digunakan untuk memecah beberapa batu penghalang yang sudah rapuh. Palu itu juga bisa digunakan untuk menghajar ular-ular berbisa Angkor Wat. Di penghujung lokasi di mana terdapat berlian api, Arthur bertemu dengan Ular Api Raksasa yang menjaga kotak penyimpan berlian tersebut. Ia pun harus mengalahkan ular tersebut dengan batu-batu candi di sekitar situ. Hati-hati! Ular tersebut menyemburkan api lewat samping-samping kepalanya.

Bavaria



Setelah selesai dengan misi pertamanya, Arthur melanjutkan perjalanannya ke sebuah kastil (mungkin kastil Neuschwanstein) di Bavaria, Jerman. Arthur harus menjelajahi seluruh kastil yang dipenuhi oleh tarantula, patung tentara Teuton yang bisa gerak-gerak sendiri,  bola-bola pedang dan bola-bola api yang bisa menggelinding sendiri. Ada sembilan lokasi yang harus dijelajahi sebelum tiba di lokasi kesepuluh, tempat berlian perak tersembunyi. Ada pula tiga lokasi rahasia yang bisa dijelajahi.
Di Bavaria, Arthur akan menghadapi kesulitan bernapas di air. Di sini Arthur akan menemukan dua buah alat, yaitu kait ajaib dan minuman ajaib untuk bernapas di dalam air. Kait tersebut bisa digunakan untuk menarik batu besi, bom dan hewan-hewan buas. Di penghujung kastil, Arthur bertemu denganKsatria Teuton yang bangkit dengan kekuatan sihir jahat. Serangan kapaknya menyemburkan api vertikal ke atas, bersiap-siap saja menghindar karena setingkat lebih sulit daripada Ular Api Raksasa. Setelah mengalahkan ksatria tersebut, Arthur mendapatkan akses bebas menuju kotak berlian perak yang dicari-cari itu.

Tibet



Tibet merupakan tujuan akhir Arthur. Di Tibet, Arthur harus menjelajahi sebuah istana yang diliputi salju (mungkin istana itu adalah istana Potala). Di dalam kastil ini, banyak sekali halang rintang yang harus dihadapi, antara lain stalagtit yang bisa jatuh kapan pun, monyet liar, kura-kura batu, patung naga yang menyemburkan es serta shaolin-shaolin (mirip Aang-nya Avatar) yang menembaki Arthur dengan tombak. Di istana ini juga terdapat guci ajaib yang bisa menerbangkan batu (guci apaan ya tuh?). Terdapat sepuluh lokasi sebelum menemukan lokasi berlian es.
Di Tibet ini, palu ajaib Arthur akan dilengkapi dengan sihir es menjadi Palu Es. Dengan palu ini, Arthur tidak hanya mampu membuat pusing hewan-hewan itu tetapi juga membekukannya menjadi es. Di penghujung istana, Arthur akan berjumpa dengan Yeti -si penunggu berlian es. Hati-hati dengan stalagtit yang bisa jatuh ketika Yeti memukul bumi. Kali ini senjata untuk mengalahkannya bukanlah batu seperti mengalahkan ular dan ksatria teutonic. Arthur harus membekukan monyet-monyet setelah pintu dibuka dengan memukul switch biru di bawah. Setelah Yeti terkalahkan, pintu menuju kotak berlian es akan terbuka.

3. Toko (Store)

Dalam petualangannya, Arthur akan memperoleh berlian-berlian berwarna ungu dan merah. Berlian merah digunakan untuk membuka lokasi Bavaria dan Tibet. Sedangkan berlian ungu dapat digunakan untuk membeli beberapa jubah untuk melindungi Arthur. Jubah-jubah tersebut antara lain:
Chain Vest (5 life points)
Magical Suit (6 life points)
Mithril Vest (7 life points)
Crystal Jacket (8 life points)


4. Peta (Rute Hingga Selesai)







Epilog
Game ini sederhana, walaupun tidak sesederhana ceritanya. Butuh keahlian menekan keypad serta sedikit asah otak agar perjalanan tidak buntu oleh karena reruntuhan batu. Permainan masih bisa dilanjutkan tanpa ketiga berlian khusus itu, tentu untuk membuka beberapa jalan-jalan rahasia yang tersisa. Biasanya jalan rahasia itu membutuhkan alat-alat yang belum tersedia. Di Angkor Wat misalnya, masih ada jalan rahasia yang membutuhkan palu es atau kait ajaib yang tidak didapatkan di Angkor Wat. Anda ingin memainkannya?

Review Diamond Rush

Stage 1

Stage 2
Stage 3


Sumber:
http://gedebus.blogspot.co.id/2011/11/diamond-rush.html
https://www.youtube.com/watch?v=uGgVhnY1_YI&list=PL439E54997BE62088&index=3

Pemodelan grafis untuk game

Nama              : Eka Oktowani
NPM               : 52413813
Kelas               : 3IA22
Mata Kuliah    : Desain Pemodelan Grafik

Nama Dosen   : Syefani Rahma Deski
Sejarah Perkembangan Games



Pada artikel ketiga ini saya ingin membahas tentang “Sejarah Perkembangan Games”. Generasi game pertama muncul dari ATARI 2600 yang merupakan konsole game pertama yang sukses di masanya, atari 2600 ini dirilis pada oktober 1977, setelah sukses pada generasi pertama atari tidak menyerah sampai disitu saja untuk memajukan dunia game elektronik pada generasi kedua muncullah atari 7800 konsol ini dirilis pada juni 1986 pada atari 7800 ini ada sedikit kemajuan dengan menambahkan joystik sehingga user dapat lebih mudah untuk memainkan konsole game ini.

Lalu setelah Atari 7800 ada NES Nintendo entertaintment System nah inilah konsole permainan pertama kali yang menggunakan 8 bit nah Nintendo ini menghasilkan produk produk game yang lain daripada yang lain salah satu game yang compatible dengan NES ini adalah super mario bros. Setelah NES laris manis dengan super marionya lalu muncul lagi konsole game Sega Mega Drive sega mega drive ini merupakan generasi ke tiga dari dunia game sega menggunakan 16 bit dan dirilis pada tahun 1988.

Kalau tadi Nintendo dikenal dengan super mario brossnya sega juga tidak mau kalah dengan mengeluarkan game sonic the hedhog. Pada generasi ke empat dari sejarah game produksi game semakin menjamur dan berkembang pesat salah satu contoh pada generasi ke empat ini lahirlah playstation merupakan salah satu game konsole terlaris dan menurut saya terbaik di indonesia bahkan di dunia merupakan terobosan baru di dunia game dengan menggunakan 32 bit.

Generasi kelima playstation atau yang lebih akrab kita sebut PS semakin gencar melakukan produksi lainnya yang lebih mutakhir dengan mengeluarkan konsole game PS2 namun pada generasi ke lima ini sangat banyak sekali saingan saingan PS2 ,XBox, sega Saturn, Dreamcast, dari generasi kelima ini sudah mulai banyak perusahaan perusahaan yang memproduksi konsole game. Generasi sekarang, pada tahun ini sudah banyak sekali konsole game menjamur di dunia PS juga masih terus mengembangkan sistemnya dengan mengeluarkan PS3, Xbox juga mengeluarkan XBOX 360, lalu Nintendo juga mengeluarkan WII. Setelah kita melihat perkembangan game dari generasi pertama sampai generasi sekarang perkembangan game sangat cepat sekali berkembang, bahkan sekarang lagi dikembangkan game yang menggunakan kacamata khusus sehingga user dapat terhisap masuk kedalamnya.

KONSEP DASAR GAME

Ada 2 cara yang dapat digunakan dalam membuat game, yaitu :
Dengan membuat sendiri program yang akan digunakan untuk membuat game ( umumnya professional game developer yang menggunakan cara ini).
Dengan menggunakan program jadi yang tinggal kita gunakan.
Untuk membuat program sendiri tidak akan kita bahas disini karena tujuan penulisan ini adalah untuk amateur game developer , tapi sekedar pengetahuan saja, untuk membuat program sendiri kita harus memahami bahasa pemrograman , dan untuk membuat program sendiri, kita dapat menggunakan “Visual Basic”, “C++”,dll.
Saat ini sudah ada banyak aplikasi untuk membuat game. Diantaranya ada juga yang Freeware (gratisan) untuk di download&install. Beberapa aplikasi yang akan kita bahasa adalah:

1. Game Maker
Game maker merupakan suatu program yang bisa dikatakan cukup simple dan mudah untuk digunakan. Dengan program ini anda dapat menciptakan game jenis apa saja yang anda inginkan seperti: racing, action, fighting, rpg, adventure, puzzle, tactic, simulation, dll. Program ini lebih focus pada game berjenis 2D tetapi program ini juga menyediakan feature yang memungkinkan anda untuk membuat game jenis 3D, namun anda tidak bisa membuat game sekelas “Halo”, ”Empire Earth”, “Need for Speed”, dengan program ini. 

Karena feature 3D yang diberikan hanya untuk membuat game 3D yang sederhana. Script yang dipakai adalah GML (Game Maker Language) yang juga bisa dipadukan dengan programming language seperti Delphi,C,dan sebagainya,hal ini bisa dilakukan dalam kapasitas penggunaan DLL (Dynamic Link Library,berupa semacam plugin yang mengandung fungsi-fungsi yang tidak dimiliki oleh GameMaker).

2. RPG MAKER (R.M)
R.M merupakan program yang difokuskan untuk membuat game bertipe R.P.G (Role Playing Game).Program ini bisa dikatakan cukup mudah untuk dipahami, karena dilengkapi dengan tools-tools yang bisa dibilang tidak terlalu rumit. Umumnya banyak orang-orang yang mulai membuat game karena kecintaanya dengan dunia R.P.G, Misalkan setelah bermain “Suikoden “ atau “Final Fantasy”,seseorang merasa ingin membuat game R.P.G. serupa. mungkin anda salah satu dari orang –orang itu, jadi anda bisa mulai mencari program ini. Sebab dengan program ini anda dapat membuat game R.P.G sebebas-bebas mungkin. Script yang dipakai dalam RPGmaker XP adalah RGSS (Ruby Game Scripting System, sebuah system script turunan dari bahasa Ruby) sementara untuk RPGmaker terbaru (RPGmaker VX) yang dipakai adalah pengembangan dari RGSS, yaitu RGSS2.

3.AGS( Adventure Game Studio
AGS adalah program yang khusus untuk membuat game bertipe “point and click”. Mungkin sebagian dari anda ada yang tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan “point and click”. Point and click adalah jenis game yang umumnya bertipe adventure atau puzzle. Game bertipe ini dimainkan dengan menggunakan mouse sebagai penentu arah bagi karakter, game bertipe ini sendiri sempat meledak dan mengalahkan game console “Atari”, ketika awal kebangkitan game PC. Contoh –contoh game bertipe point and click adalah: Clock Tower ( playstation one), Broken Sword, Monkey Island ,Day of the Tentacle.Jadi bagi anda yang penasaran atau hobi membuat cerita petualangan atau fiksi ilmiah dan ingin membuat cerita tsb menjadi game , anda bisa menggunakan program ini.

4. Macromedia Flash (Sekarang Adobe Flash)
Mungkin sudah banyak orang yang tahu tentang program yang satu ini. Program ini sebetulnya digunakan untuk membuat presentasi atau mendisain web. Namun selain itu dengan sedikit kreatifitas anda dapat membuat game sederhana dengan program ini. Sebab program ini tidak ditujukan untuk membuat game yang berat.

Macromedia Flash
Program yang satu ini ditujukan untuk membuat game-game bertipe 3D ataupun 2D. Namun program ini lebih dikhususkan untuk membuat game bertipe 3D. Tapi untuk tambahan , program ini bisa dikatakan cukup sulit digunakan bagi anda yang belum memiliki pemahaman dasar tentang 3D maupun tentang membuat game. Kelebihan dari program ini adalah , anda dapat membuat game sekelas dengan “Medal of Honor”, “Onimusha” , “ Prince of Persia”, “Ghost Recon”, ”Grand Theft Auto”, dll . 

3D Game Studio
Dalam 3D Game Studio terdapat 3 program utama, yaitu:
-  MED (Model Editor) – Program yang berfungsi sebagai editor model bagi 3D Game Studio
-  SED (Script Editor) – Sebagai pengolah script dalam 3D Game Studio,script standar yang dipakai adalah C-Script dan Lite C.
-  WED (Level Editor) – Sebagai pengolah level/area permainan bagi 3D Game Studio.
Itu adalah sedikit dari sekian banyaknya program yang dapat anda gunakan. Masih banyak program-program lainnya yang dapat anda gunakan untuk membuat game.

LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN GAME



Dalam membuat game kita harus memahami konsep dari game yang akan kita buat.Tidak mungkin kita membuat game tanpa ada konsep ibarat membabi buta. Konsep merupakan bagian yang paling penting, sebab disinilah anda menentukan game apa yang anda ingin buat , R.P.G. , Adventure , Action, atau apa? Setelah pembuatan konsep kita akan mengikuti langkah-langkah selanjutnya , tergantung dari game yang akan dibuat , game 2D sederhana, game 2D besar, game 3d sederhana, atau game 3d besar.

Sumber :
http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-makalah-tentang/perkembangan-teknologi-game-beserta-dampaknya-terhadap-generasi-muda
http://gameprogramming.blog.ittelkom.ac.id
http://en.wikipedia.org
http://g2hcombro.wordpress.com